This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 06 Desember 2011

Impoten

Cara Baru Atasi Impoten -- Jiwaku

TERDAPAT pengobatan baru untuk mengobati disfungsi ereksi (DE) atauimpoten. Seorang dokter di Inggris menggunakan implan untuk tujuan tersebut.


Seorang ahli jantung di Cardiff, Inggris, telah melakukan prosedur pertama di Eropa yakni implan stent (tabung logam kecil yang membantu melebarkan arteri) ke dalam Mr P. Stent diharapkan meningkatkan aliran darah ke Mr P, masalah yang dialami pria impoten.

Diperkirakan, setengah pria berusia antara 40-70 di seluruh dunia mengalami DE. Basis pertama pengobatan biasanya melalui obat-obatan seperti Viagra, atau pada kasus yang berat diberi suntikan ke dalam Mr P atau pompa vakum. Namun, semua metode pengobatan ini sering berefek samping, mengurangi spontanitas Mr P, dan tidak selalu efektif.

Penyebab DE

Penyebab umum DE adalah arteri yang tersumbat oleh tumpukan kolesterol, mekanisme yang sama dengan pengerasan pembuluh darah di jantung. Hal ini terjadi karena faktor usia yang membatasi aliran darah ke Mr P, padahal aliran ini sangat penting untuk menciptakan dan memertahankan ereksi.

Viagra secara temporer meningkatkan aliran darah dan masih dapat bekerja bahkan ketika terjadi 70 persen penyumbatan pada arteri utama Mr P, tetapi ketika penyumbatan mencapai 90 persen atau lebih, tidak ada cukup ruang untuk darah menuju Mr P.

Stent, alternatif lebih baik

Stent telah digunakan sejak era 90-an pada jutaan pasien untuk melebarkan sumbatan pembuluh darah di jantung. Stent untuk pengobatan DE tersedia dalam berbagai ukuran, mulai 1 mm hingga 3 mm, tergantung ukuran arteri Mr P.

Untuk mengetahui apakah DE seseorang disebabkan sumbatan arteri, dokter akan menyuntikkan cairan berwarna ke arteri di Mr P lalu menggunakan sinar-X untuk melihat apakah ada penyempitan di sana. Jika ada, maka stent dapat ditanam melalui arteri di pangkal paha.

Selanjutnya, stent ditanam lewat operasi kecil dengan anestesi lokal sekira tiga jam dan tanpa rasa sakit. Prosedur ini sendiri dikenakan biaya antara 4.000 poundsterling (Rp55 juta)-7.000 poundsterling (Rp96 juta). Demikian seperti disitat Dailymail, Selasa (6/9/2011).

"Bagi Anda yang mengalami tanda-tanda DE, segera tangani. Anda harus mengubah gaya hidup; berhenti merokok, turunkan berat badan," jelas Dr Nick Ossei-Gerning, ahli dan konsultan jantung University Hospital of Wales, Cardiff, di mana prosedur stent pertama kali dilakukan. 

sumber : (Okezone)

TBC Paru-paru

TBC PARU-PARU

Foto rontgen penderita TBC
Tuberkulosis atau TBC pernah menjadi penyakit yang sangat menakutkan di Indonesia, yaitu pada masa kemerdekaan dulu. Penyakit ini mudah menular, seperti halnya flu biasa dan cepat menyebar pada orang-orang yang hidup bersama penderita. Bahkan, panglima besar Jendral Sudirman pun akhirnya tidak berdaya melawan penyakit ini.
Sekarang, upaya pencegahan sejak dini telah dilakukan, yaitu dengan paket imunisasi BCG pada balita. Walau demikian, Indonesia belum terbebas 100 % dari penyakit ini.

Apa itu TBC paru-paru ?

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi akibat infeksi kuman Mycobacterium yang bersifat sistemis (menyeluruh) sehingga dapat mengenai hampir seluruh organ tubuh, dengan lokasi terbanyak  di paru-paru yang  biasanya merupakan lokasi infeksi yang pertama kali terjadi.

Apa penyebabnya ?

Organ pernafasan (paru-paru)
Bakteri Mycobacterium tuberculosa, bakteri ini dapat menular. Jika penderita bersin atau batuk maka bakteri tuberculosi akan bertebaran di udara. Infeksi awal yang terjadi pada anak-anak umunya akan menghilang dengan sendirinya jika anak-anak telah mengembangkan imunitasnya sendiri selama periode 6-10 minggu. Tetapi banyak juga terjadi dalam berbagai kasus, infeksi awal tersebut malah berkembang menjadiprogressive tuberculosis yang menjangkiti organ paru dan organ tubuh lainnya. Jika sudah terkena infeksi yang progresif ini maka gejala yang terlihat adalah demam, berat badan turun, rasa lelah, kehilangan nafsu makan dan batuk-batuk. Dalam kasus reactivation tuberculosis, infeksi awal tuberculosis (primary tuberculosis) mungkin telah lenyap tetapi bakterinya tidak mati melainkan hanya "tidur" untuk sementara waktu.
Bilamana kondisi tubuh sedang tidak fit dan dalam imunitas yang rendah, maka bakteri ini akan aktif kembali. Gejala yang paling menyolok adalah demam yang berlangsung lama denga keringat yang berlebihan pada malam hari dan diikuti oleh rasa lelah dan berat badan yang turun. Jika penyakit ini semakin progresif maka bakteri yang aktif tersebut akan merusak jaringan paru dan terbentuk rongga-rongga (lubang) pada paru-paru penderita maka si penderita akan batuk-batuk dan memproduksi sputum (dahak) yang bercampur dengan darah.

Faktor resiko

Perokok sangat beresiko menderita penyakit TBC
Penyakit TBC adalah penyakit yang dapat ditularkan terutama melalui percikan ludah dari orang yang menderita, namun bila daya tahan tubuh seseorang itu baik maka kuman yang ada didalam tubuh hanya akan menetap dan tidak akan menyebabkan infeksi dan saat daya tahan tubuh sedang turun maka kuman akan menjadi aktif dan menyebabkan timbulnya infeksi pada orang tersebut. 
Inkubasinya sangat tergantung kepada individu dan level dari infeksi tersebut, apakah termasuk dasar, progresif atau aktif kembali. TBC adalah penyakit kronis yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun jika tidak ditangani secara benar. Jika sudah terinfeksi TBC sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit atau sanatorium sampai sembuh betul.

Gejala klinis

Gejala umum/nonspesifik antara lain :
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau pada anak berat badan tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi
  • Tidak nafsu makan dan pada anak terlihat gagal tumbuh serta penambahan berat badan tidak memadai sesuai umur
  • Demam lama dan berulang tanpa sebab yang jelas (bukan tifoid, malaria atau infeksi saluran nafas akut), dapat disertai adanya keringat pada malam hari
  • Adanya pembesaran kelenjar seperti di leher atau ketiak
  • Batuk lama lebih 30 hari dengan atau tanpa dahak atau dapat juga berupa batuk darah
Pada anak-anak, primary pulmonary tuberculosis (infeksi pertama yang disebabkan oleh bakteri tuberculosis) tidak menampakkan gejalanya meskipun dengan pemeriksaan sinar X-ray. Kadang-kadang; ini pun jarang; terlihat adanya pembesaran kelenjar getah bening dan batuk-batuk. Dalam banyak kasus jika tuberculin skin test-nya menunjukkan hasil positif maka si penderita diindikasikan menderita penyakit TBC. Anak-anak dengan dengan tuberculin test positif, meskipun tidak menampakkan gejala, harus mendapatkan perawatan serius.

Pengobatan

Obat untuk TBC berbentuk paket selama 6 bulan yang  harus  dimakan setiap  hari tanpa terputus. Bila penderita berhenti ditengah pengobatan maka pengobatan harus diulang lagi dari awal, untuk itu maka dikenal istilah PMO (pengawas minum obat) yaitu adannya orang lain yang dikenal baik oleh penderita maupun petugas kesehatan (biasanya keluarga pasien) yang bertugas untuk menngawasi  dan memastikan penderita meminum obatnya secara teratur setiap hari. Pada 2 bulan pertama obat diminum setiap hari sedangkan pada 4 bulan berikutnya obat diminum selang sehari. Regimen yang ada antara lain : INH, Pirazinamid, Rifampicin, Ethambutol, Streptomisin.
Yang dapat anda lakukan:
  • Konsultasi ke dokter anda.
  • Minumlah obat anti tuberkulosa, sesuai nasihat dokter secara teratur, dan jangan menghentikan pengobatan tanpa sepengetahuan dokter, karena kan mendorong kuman jadi kebal terhadap pengobatan anti tuberkulosa. Biasanya penyembuhan paling cepat sekitar 6-9 bulan kalau minum obat secara teratur.
  • Makanlah makanan bergizi.
  • Menyederhanakan cara hidup sehari-hari agar tidak menyebabkan stres dan banyak istirahat terutama di tempat berventilasi baik.
  • Menghentikan merokok, bila anda perokok.
Tindakan dokter untuk anda
  • Memastikan diagnosa melalui pemeriksaan dahak, pemeriksaan rontgen dada atau pada temapat lain yang disesuaikan keperluan, pemeriksaan darah dan kadar gula darah.
  • Memberi resep obat-obat anti TB.
  • Menganjurkan anda untuk masuk rumah sakit bila dipandang perlu, dengan tujuan memulihkan kesehatan dan istirahat, agar melampaui saat gawat selesai.
  • Melakukan operasi untuk membuang bagian-bagian tubuh yang gterkena bila dipandang perlu.
  • Memeriksa keluarga atau orang-orang terdekat dengan anda, mencari sumber infeksi dan kemungkinan terkena TB juga.
  • Memberikan petunjuk mengenai cara batuk agar tidak menyebarkan kuman dan meludah harus dikumpulkan dengan diberi cairan pembunuh kuman (antara lain : lisol), cara hidup yang teratur dan menenangkan pikiran agar daya tahan tubuh mengatasi penyakit dengan cepat.

Pencegahan

  • Imunisasi BCG pada anak balita, Vaksin BCG sebaiknya diberikan sejak anak masih kecil agar terhindar dari penyakit tersebut.
  • Bila ada yang dicurigai sebagai penderita TBC maka harus segera diobati sampai tuntas agar tidak menjadi penyakit yang lebih berat dan terjadi penularan.
  • Jangan minum susu sapi mentah dan harus dimasak
  • Bagi penderita untuk tidak membuang ludah sembarangan.
  • Pencegahan terhadap penyakit TBC dapat dilakukan dengan tidak melakukan kontak udara dengan penderita, minum obat pencegah dengan dosis tinggi dan hidup secara sehat. Terutama rumah harus baik ventilasi udaranya dimana sinar matahari pagi masuk ke dalam rumah.
  • Tutup mulut dengan sapu tangan bila batuk serta tidak meludah/mengeluarkan dahak di sembarangan tempat dan menyediakan tempat ludah yang diberi lisol atau bahan lain yang dianjurkan dokter dan untuk mengurangi aktivitas kerja serta menenangkan pikiran.

Daftar Pustaka

  • kapita selekta kedokteran edisi III, media aesculapius, jakarta, 2000    
  • www.handoko.net

Katarak


atarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya. dalam perkembangan katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan penguatan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, menguning secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika tidak diobati. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.
Sebuah katarak senilis, yang terjadi pada usia lanjut, pertama kali akan terjadi keburaman dalam lensa, kemudian pembengkakan lensa dan penyusutan akhir dengan kehilangan transparasi seluruhnya. Selain itu, seiring waktu lapisan luar katarak akan mencair dan membentuk cairan putih susu, yang dapat menyebabkan peradangan berat jika pecah kapsul lensa dan terjadi kebocoran. bila tidak diobati, katarak dapat menyebabkan glaukoma.

      atarak yang terjadi akibat usia lanjut bertanggung jawab atas 48% kebutaan yang terjadi di dunia, yang mewakili 18 juta jiwa, menurut WHO. kelayakan bedah katarak di beberapa negara belum memadahi sehingga katarak tetap menjadi penyebab utama kebutaan. Bahkan di mana ada layanan bedah yang tersedia, pengelihatan rendah yang terkait dengan katarak masih dapat dijumpai, sebagai hasil dari lamanya menunggu untuk operasi dan hambatan untuk dioperasi, seperti biaya, kurangnya informasi dan masalah transportasi.[sunting]Penyebaran

Di Amerika Serikat, katarak yang terjadi akibat usia lanjut dilaporkan mencapai 42% dari orang-orang antara usia 52 sampai 64, 60% dari orang-orang antara usia 65 dan 74, dan 91% dari mereka antara usia 75 dan 85.

[sunting]Gejala

Penderita katarak akan mengalami pengelihatan yang buram, ketajaman pengelihatan berkurang, sensitivitas kontras juga hilang, sehingga kontur, warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata. Tes sensitivitas kontras harus dilakukan dan jika kekurangan sensitivitas kontras terlihat makan dianjurkan untuk konsultasi dengan spesialis mata.
Di dunia berkembang, khususnya di kelompok berisiko tinggi seperti penderita diabetes, disarankan untuk mencari konsultasi medis jika 'halo' yang terjadi disekitar lampu jalan di malam hari, terutama jika fenomena ini tampak hanya dengan satu mata.
Gejala-gejala katarak sangat mirip dengan gejala citrosis mata.

[sunting]Penyebab

lampu celah foto pemburaman kapsuler anterior terlihat beberapa bulan setelah implantasi lensa intraokular di mata, gambar diperbesar
Katarak berkembang karena berbagai sebab, seperti kontak dalam waktu lama dengan cahaya ultra violetradiasi, efek sekunder dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi, usia lanjut, atau trauma(dapat terjadi lebih awal), mereka biasanya akibat denaturasi dari lensa protein. faktor-faktor genetik sering menjadi penyebab katarak kongenital dan sejarah keluarga yang positif juga mungkin berperan dalam predisposisi seseorang untuk katarak pada usia lebih dini, fenomena "antisipasi" dalam katarak pra-senilis.
Katarak juga dapat diakibatkan oleh cedera pada mata atau trauma fisik. Sebuah studi menunjukan katarak berkembang di antara pilot-pilot pesawat komersial tiga kali lebih besar dari pada orang-orang dengan pekerjaan selain pilot. Hal ini diduga disebabkan oleh radiasi berlebihan yang berasal dari luar angkasa. Katarak juga biasanya sering terjadi pada orang yang terkena radiasi inframerah, seperti para tukang (meniup)kaca yang menderita "sindrom Pengelupasan". Eksposur terhadapradiasi gelombang mikro juga dapat menyebabkan katarak. Kondisi atopik atau alergi yang juga dikenal untuk mempercepat perkembangan katarak, terutama pada anak-anak.
Katarak dapat terjadi hanya sebagian atau penuh seluruhnya, stasioner atau progresif, keras atau lembut.
Beberapa obat dapat menginduksi perkembangan katarak, seperti kortikosteron dan Seroquel.

Kista


Penyakit kista merupakan penyakit yang menyerang kaum perempuan. Kista sendiri merupakan benjolan yang berisi cairan yang berada di indung telur. Penyakit ini merupakan penyakit tumor jinak, karena kebanyakan penanganannya tidak melalui operasi besar. Namun berdasarkan tingkatan keganasan, penyakit kista dapat dibagi menjadi dua macam:
1. Kista non-neoplastik, yang sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan
2. Kista neoplastik, kista ini umumnya harus dioperasi, namun hal itu pun tergantung pada ukuran dan sifatnya
Menurut Dr. dr. T. Z.Jacoeb, SpOG-KFER, kista tidak hanya dapat tumbuh di ovariom atau indung telur wanita saja, tetapi juga dapat tumbuh di paru-paru, usus dan bahkan di otak. Penyakit kista dapat disebabkan oleh polusi udara dan debu.
Adanya dioksin dari asap pabrik dan pembakaran gas bermotor dapat menurunkan daya tahan tubuh manusia yang kemudia akan membantu tumbuhnya kista. Selain itu dari faktor makanan, lemak berlebih atau lemak yang tidak sehat akan mengakibatkan zat-zat lemak tidak dapat dipecah dalam proses metabolisme sehingga akan meningkatkan hormon testosteron.

kista
Ada 4 macam kista indung telur. Kista fungsional, dermoid, cokelat (endometriosis) dan kista kelenjar (cystadenoma). Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari keempat kista ini yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.
Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita penyakit kista atau mioma, maka dapat dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista.
Namun pembawa sifat bukan berarti penderita penyakit kista, anda dapat mencegah timbulnya penyakit kista dengan gaya hidup sehat. Hindari makanan-makanan berlemak tinggi, rajinlah berolah raga serta konsumsilah makanan dan minuman yang mengandung antioksidan. Karena antioksidan dapat menangkal radikal bebas dari polusi debu dan udara.
Walau pun peynyakit kista termasuk penyakit jinak, tatapi penyakit ini memiliki potensi untuk menjadi penyakit ganas. Dan apabila sudah menjadi seperti itu maka harus ditangani serius. Meskipun toh belum ganas, kista jika terplintir akan mengakibatkan rasa sakit yang sangat perih.
Beberapa gejala timbulnya penyakit kista adalah rasa nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Dan jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat. 

Selasa, 08 November 2011

Batu Ginjal

Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal atau dalam istilah kedokteran dikenal sebagai Nephrolithiasis atau renal calculi. Penyakit ini terjadi akibat adanya massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menimbulkan penyumbatan atau juga infeksi. Batu tersebut bisa terbentuk di ginjal maupun di kandung kemih.
Gejala
Gejala dari penyakit ini sulit terdeteksi. Namun biasanya si penderita akan mengalami rasa nyeri di perut bawah. Gejala lain antara lain nyeri punggung, mual, muntah, perut menggelembung, demam, menggingil, dan ada darah di dalam air kemih.
Pengobatan
Pencegahan sekaligus pengobatan terbaik dari penyakit ini adalah dengan sebisa mungkin minum air mineral. Dengan begitu akan membantu membuang batu di dalam ginjal.

Sumber :http://obat-penyakit.com/batu-ginjal.html

Rematik

Rematik
Bahwa sering mandi malam di usia muda, makan kangkung dan bayam, semua rematik disebabkan oleh asam urat, penyakit rematik diderita lansia, rematik penyakit keturunan, itu adalah mitos. Penelitian kedokteran tidak menemukan fakta ilmiah apapun berkaitan dengan hal-hal tersebut. Rematik menurut kedokteran adalah penyakit yang menyerang persendian atau jaringan penunjang di sekitar sendi.
Penyebab rematik salah satunya adalah masalah kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan persendian. Hal ini mengakibatkan tulang rawan di sekitar sendi menipis dan membentuk tulang baru. Pada saat tubuh digerakkan, tulang-tulang di persendian bersinggungan sehingga memicu rasa nyeri.
Gejala
Gejala dari rematik antara lain; nyeri persendian setelah beraktivitas, nyeri pada saat cuaca berubah dari panas ke dingin, opperadangan dan hiangnya fleksibilitas sendir, sendi terlihat kemerahan dan terasa panas, sendi kaku di pagi hari, sendi bengkak, gerak terbatas, nyeri persendian.
Pengobatan
Pengobatan pada penderita rematik secara umum ditujukan untuk menghilangkan / mengurangi rasa nyeri, menghilangkan gejala inflamasi (peradangan), dan mencegah terjadinya deformitas (perubahan bentuk) dan memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik.

Sumber : http://obat-penyakit.com/rematik.html

Kesehatan Gigi

Pentingnya Pelayanan Kesehatan Gigi


Di Negara berkembang seperti Indonesia saat ini, kesehatan gigi bukan menjadi prioritas utama dalam kehidupan. Masyarakat tidak terlalu menanggapi dengan serius tatkala muncul permasalahan yang berkaitan dengan gigi. Mereka mengganggap gigi tidak memiliki peran penting dalam kesehatan tubuh manusia. Masyarakat di Negara berkembang menjadi acuh dengan kesehatan gigi karena apa yang ada dalam benak mereka adalah memeriksakan gigi akan menghabiskan banyak biaya dan mereka tidak memiliki anggaran untuk itu. Oleh karenanya, perawatan gigi di ligkungan masyarakat pun menjadi langka dan mereka lebih senang mencari uang demi mencukupi kebutuhan primer mereka daripada harus melakukan pemeriksaan gigi. Kondisi inilah yang menjadikan tidak adanya kebiasaan bagi sebagian masyarakat dalam melakukan cek kesehatan gigi sehingga mereka datang hanya jika penyakit gigi telah parah.
Sebagai pelindung masyarakat, pemerintah melalui beberapa programmnya telah menggalakkan progam sebagai upaya pengenalan dan penyadaran pentingnya kesehatan gigi. Program ini perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat di semua level umur, strata sosial, dan lingkungan. Hal ini dikarenakan kuangnya kesadaran akan permasalahan gigi tidak hanya  dialami oleh masyarakat dari strata sosial terendah, namun juga masyarakat berpendidikan dan berkecukupan. Mereka cenderung kurang peka terhadap permasalahan gigi sehingga tetap melakukan kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Anak sebagai pasien yang rentan dengan kerusakan gigi ini karena kebiasaannya untuk makan dan minum manis. Oleh karenanya, anak perlu dibiasakan untuk menggosok gigi sebelum dan setelah makan. Upaya itu terbukti efektif dalam mencegah karies atau gigi berlubang pada anak.
Pemerintah juga perlu memberikan layanan pelatihan kepada orang dewasa, termasuk orang tua untuk membudayakan pemerikasaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali. Petugas kesehatan juga perlu meyakinkan masyarakat bahwa kesehatan gigi dapat berdampak pada banyak hal, termasuk penyakit lainnya yang muncul akibat sakit gigi. Peran orang tua untuk memberikan pemahaman dalam mengurangi konsumsi makanan dan minuman mengandung gula, seperti susu. Selain itu, anak dapat dilatih untuk menggosok gigi atau setidaknya minum air putih setelah mengkonsumsi makanan dan minuman gula untuk mengurangi intensitas kerusakan gigi.
Jangan biarkan gigi berlubang terlalu lama karena hal ini akan memicu penyakit lainnya mengingat banyaknya kuman, bakteri yang terdapat dalam gigi berlubang tersebut yang memungkinkan penyebaran penyakit lain. Perawatan kesehatan gigi seperti pembersihan karang gigi sebaiknya dilakukan rutin setiap enam bulan sekali serta menghindari minuman yang membuat warna gigi berubah seperti the dan kopi yang mengandung kafein. Pemerikasaan rutin selama enam bulan sekali juga berlaku untuk pemeriksaan dan perawatn gigi yang lebih baik.
Manfaat banyak diperoleh saat menyadari dan merawat gigi dengan rutin dan teratur. Gigi bersih dan sehat tentunya akan membuat Anda lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas sehingga apapun yang Anda kerjakan akan lebih fokus. Semua hal tersebut tidak dapat diwujudkan jika Anda tidak memiliki kesadaran dalam merawat kesehatan Gigi.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More